Rujak Cingur Khas Kota Surabaya yang Enak dan Populer

Mengunjungi Kota Surabaya Lama serasa menyusuri kenangan-kenangan yang indah. Apalagi adanya Bangunan Tua di kiri kanan yang bernuansa artdeco dari hasil sejarah zaman Belanda dulu. Tapi suasana dan pemandangan akan berubah ketika melewati lokasi Jalan Karang Menjangan. Karena di sepanjang jalan banyak terdapat penjual makanan khas Kota Surabaya, termasuk Rujak Cingur makanan khas Jawa Timur, kota Surabaya.

Rujak Cingur

rujak cingur
Rujak Cingur makanan khas kota Surabaya

Sajian Rujak Cingur yaitu salah satu makanan tradisional yang populer di kawasan Jawa Timur. Sebab tersohornya hidangan ini dari daerah Surabaya. Selintas rujak ini mirip dengan gado-gado tapi yang berbeda adalah bahan dan rasanya.

Rujak ini merupakan sajian tradisional yang dibuat dari bahan mentimun, cingur, kangkung, bumbu petis, nanas, tahu, taoge lontong, dan lainnya. Dengan masakan resep bumbunya yang enak dan legit membuat rujak ini terdapat kualitas khas tersendiri. Sajian Rujak tersebut sangat terkenal di Jawa Timur lebih-lebih di Kota Surabaya.

Asal usul Rujak Cingur

Nama Rujak Cingur diambil menurut cerita rakyat, konon ceritanya yakni Rujak tersebut berasal dari seorang penjual yang dipanggil Abdul Rozak melalui masakan yang enak dengan mengolah cingur. Makanan Abdul Rozak tersebutdisambut oleh masyarakat Surabaya dengan hormat dan seiringnya waktu nama Rozak cingur dipanggil dengan nama Rujak Cingur agar lebih gampang memanggilnya.

Rujak yakni campuran buah – buahan dan sayuran yang dihidangkan dengan sambal petis. Padahal bahan cingur tersebut dari irisan congor sapi yang dimasak dan diaduk pada makanan tersebut. Maka Rujak ini ialah campuran dari bahan sayuran, buah buahan, dan cingur yang diolah menjadi satu makanan dan mempunyai rasa yang unik.

Pengolahan dan Penyajian Rujak Cingur

Sebelum mengolah Rujak Cingur tentunya kamu menyiapkan bahan-bahannya dahulu seperti mentimun, cingur, kangkung, sambal petis yang diaduk dengan rempah-rempah, nanas, tahu, taoge, lontong, tempe goreng, dan sebagainya.

Aturan bikin Rujak tersebut adalah gabungkan semua bahan yang sudah disediakan tersebut secukupnya ke mangkok. Setelah itu guyurkan kuah bumbu yang dibikin dari ramuan petis, gula, cabai, kacang goreng, garam, irisan pisang klutuk muda, dan lainnya. Lalu sehabis diracik selanjutnya kasih bawang goreng. Selanjutnya diulek seluruh bahan biar bumbu menyebar.

Terdapat dua jenis mengenai sajian Rujak Cingur yakni Biasa dan Matengan. Untuk Rujak Cingur Biasa makanannya sepeti diatas. Tapi dalam Rujak Cingur matengan hanya terdapat bahan – bahan yang mateng saja seperti lontong, tahu goreng, tempe goreng, bendoyo dan sayur yang telah dimasak. Meskipun berbeda bahan namun bumbu rujak petis yang dipakai sama, jadi lezat tidak berbeda jauh.

Baca juga : Jual Petis Madura yang Berkualitas dan Murah

Ciri Khas dari Rujak Cingur

Rujak Cingur selintas hampir serupa dengan Gado–gado. Hanya yang membedakan yakni bahannya yang menggunakan buah – buahan dan cingur. Kecuali bumbunya pun berbeda karena menggunakan petis dan bumbu lainnya. Yang menjadi keunggulan dari Rujak ini ialah campuran rasa dari sayur – sayuran, buah – buahan, dan bumbu petis yang membuat rasa manis, gurih, legit dan sepat sebagai ciri khas maka menciptakan kekhasan pada Rujak ini. Selain itu rasa legit dari cingur, tentu menghasilkan sensasi tersendiri waktu kita memakannya.

Perkembangan dari Rujak Cingur

Rujak Cingur yaitu salah satu sajian tradisional yang populer di daerah Jawa Timur. Tidak cuma di Surabaya yang selaku wilayah asalnya, Rujak Cingur juga dapat kamu jumpai di seputar tempat di Jawa Timur. Tapi masing-masing lokasi mestinya memiliki ciri khas tersendiri dalam suguhannya. Nah untuk anda yang berkunjung ke Jawa Timur, lebih-lebih Surabaya. Rujak ini bisa menjadi alternatif untuk kalian untuk menyantap sajian khas di sana.

Demikian penjelasan singkat dari Rujak Cingur, hidangan tradisional khas di provinsi Jawa Timur. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kuliner tentang makanan di Indonesia.

Tinggalkan komentar