Bacaan Doa dan Tata Cara Sholat Hajat serta Keutamaannya

Sudahkah kita tahu mengenai doa dan tata cara sholat hajat? Sebelum kita mengamalkan sholat hajat alangkah baiknya kita mengenai terlebih dahulu panduan sholat hajat.

Seorang muslim melakukan sholat hajat karena mengharap ridha dari Allah semata-mata, dan selain itu juga ada sebuah keinginan atau hajat yang ingin dia capai. Dengan melakukan sholat hajat ini maka insha Allah, keinginan atau cita-citanya akan cepat terkabulkan.

Pengertian Sholat Hajat

pengertian solat hajat
pixabay.com

Sholat hajat yaitu sholat sunnah yang dilakukan seseorang yang mempunyai keinginan atau hajat agar cepat terkabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Melakukan sholat hajat salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meminta atau memohon kepada Allah dengan sungguh-sungguh supaya keinginannya tercapai.

Hadits mengenai sholat hajat yang bunyinya sebagai berikut :

أَنَّ رَجُلاً ضَرِيرَ الْبَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ فَقَالَ: ادْعُ اللهَ لِي أَنْ يُعَافِيَنِي. فَقَالَ: إِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ لَكَ وَهُوَ خَيْرٌ وَإِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ. فَقَالَ: ادْعُهْ. فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوءَهُ وَيُصَلِّىَ رَكْعَتَيْنِ وَيَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

Artinya : “Seseorang yang buta datang kepada Nabi kemudian mengatakan, “Berdoalah engkau kepada Allah untukku supaya menyembuhkanku.” Nabi menjawab, “Jika engkau mau, aku akan menundanya untukmu (di akhirat) dan itu lebih baik.

Tetapi, jika engkau mau, maka aku akan mendo’akanmu.” Orang itu lalu berkata “Do’akanlah.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian menyuruhnya untuk berwudhu dan memperbaiki wudhunya serta sholat 2 rakaat lalu berdoa dengan doa ini, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah.

Wahai Muhammad, Sungguh aku ini menghadap kepada Tuhanku bersamamu dalam kebutuhanku ini supaya ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.” (HR. Ibnu Majah no. 1385 dan Tirmidzi no. 3578. Al-Hafizh Abu Thahir menyatakan bahwa hadits ini shahih)

Dan berdasarkan hadits diatas juga para ulama berpendapat bahwa hukum sholat hajat adalah sunnah atau dianjurkan.

Doa dan Tata Cara Sholat Hajat

doa dan tata cara sholat hajat
refensidunia.blogspot.com

Cara sholat hajat sendiri sebenarnya sama dengan bacaaan dan gerakan sholat fardhu pada umumnya. Mengenai detail caranya bisa dijabarkan berdasarkan penjelasan rujukan pendapat ulama yang telah mahsyur.

1. Niat sholat hajat

Namun yang membedakan yaitu niatnya dan untuk bacaan niat sholat hajat sebagai berikut :

Dalam berniat sholat hajat sendiri di lafazdkan dalam hati saja sudah cukup. Namun yang penting kita tetap khusu’ niat sholat hajat semata-mata karena Allah dan memanjatkan doa dengan penuh harapan agar keinginan/cita-cita cepat tercapai..

2. Takbiratul ihram
3. Berdiri untuk orang yang mampu berdiri, kalaupun tidak, bisa dengan duduk atau berbaring jika memang ada udzur seperti sakit dan sebagainya.
4. membaca surat Alfatihah
Ketika melakukan sholat hajat dianjurkan atau disunnahkan untuk membaca surat Al Ikhlas pada rakaat pertama dan ayat kursi (Al Baqarah ayat 255) pada rakaat ke 2. kedua surat tersebut dibaca sesudah membaca surat Al Fatihah.
5. Ruku’ sambil membaca tasbih 3x
6. I’tidal sambil membaca bacaannya
7. Sujud sambil membaca tasbih 3x
8. Duduk diantara 2 sujud
9. Berdiri lagi untuk melakukan rakaat yang kedua seperti cara diatas. Jangan lupa berdiam sejenak (tuma’ninah) pada ruku’, sujud, duduk diantara 2 sujud, dan i’tidal.
10. Tasyahud akhir
11. Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad Shallahu alaihi wa sallam
12. Duduk karena melakukan tasyahud akhir dan sholawat salam
13. Salam yang pertama
14. Tertib

Untuk jumlah raka’at sholat hajat yang masyhur yaitu 2 raka’at, tapi  di dalam kitab Ihya Ulumuddin dengan pendapat Imam Ghozali mengatakan bahwasanya sholat hajat bisa dilakukan sampai 12 raka’at.

Sedangkan untuk syarat sholat hajat sama dengan syarat-syarat sholat yang lain seperti suci dari hadats kecil dan besar serta najis, menghadap kiblat, niat, menutupi aurat dan sebagainya.

Kurang lebihnya seperti itu mengenai tata cara sholat hajat, tapi kalaupun kamu mendapatkan referensi lain, silahkan kamu bisa amalkan yang paling relavan dan sesuai syari’at.

Doa Setelah Sholat Hajat

doa setelah sholat hajat
huffingtonpost.com

Setelah melakukan sholat hajat tersebut alangkah baik kita memohon kepada Allah dengan membaca doa sholat hajat. Dan untuk bacaan doa sholat hajat sebagai berikut :

Pilihan doa pertama

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, Sungguh aku ini menghadap kepada Tuhanku bersamamu dalam kebutuhanku ini supaya ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.”

Pilihan doa kedua

Doa Sholat Hajat

Baca juga : Niat Puasa Senin Kamis

Waktu Pelaksanaan Sholat Hajat

waktu pelaksanaan sholat hajat
inspirasi.co

Untuk waktu sholat hajat memang tidak ada ketentuan khusus, jadi boleh kapan saja. Namun sebagian ulama berpendapat untuk melakukan sholat hajat pada waktu sepertiga malam. Bahkan bisa juga dilakukan setelah sholat wajib.

Sholat hajat bisa juga dilakukan pada waktu-waktu yang utama misalnya sepuluh malam terkahir pada bulan Ramadhan dan sepuluh hari pertama pada bulan dzulhijjah.

Dan sebaiknya tidak melakukan sholat hajat pada waktu yang dilarang seperti :

  1. Pada waktu syuruq, yaitu mulai terbitnya matahari sampai sampai setinggi tombak dan ini berlangsung sekitar 15 menit.
  2. Pada waktu zhahirah, yaitu matahari tepat di tengah langit, tandanya jika kita berdiri di bawah terik matahari maka tidak ada bayangan. Hal ini berlangsung pada siang hari.
  3. Pada waktu matahari akan mulai terbenam.

Berdasarkan dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

ثَلاَثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّىَ فِيهِنَّ أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ

Artinya : “Ada 3 waktu yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami melakukan shalat atau untuk menguburkan orang yang meninggal di antara kami yaitu: (1) Diwaktu matahari terbit (menyembur) hingga meninggi, (2) diwaktu matahari di atas kepala sampai tergelincir ke barat, (3) diwaktu matahari  akan tenggelam sampai tenggelam sempurna.”  (HR. Muslim, no. 831)

Dan berdasarkan Imam Namawi Rahimahullah menyatakan para ulama sepakat tidak boleh melakukan sholat sunnah pada waktu terlarang tersebut tanpa adanya sebab. Dan masih boleh melakukan shalat wajib yang ada’an (yang masih dikerjakan di waktunya).

Sedangkan ulama Syafi’iyah menyepakati masih boleh mengerjakan sholat di waktu tersebut jika memang ada sebab, misalnya sholat kusuf (gerhana), sholat jenazah, mengqadha sholat dan sebagainya.

Hal-hal yang Membuat Seseorang Berkeinginan Sholat Hajat

keutamaan sholat hajat
umroh.travel

Pada hakikatnya semua ibadah dilakukan semata-mata karena Allah. Dengan sholat hajat ini sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan ridha-Nya.

Selain itu sholat hajat pada umumnya dilakukan oleh seseorang ketika mempunyai keinginan atau cita-cita yang ingin tercapai. Hal ini mengacu pada beberapa hadits dan juga riwayat yang menyebutkan pada seseorang yang punya keinginan dan ingin cepat tercapai maka disunnahkan sholat hajat.

Adapun Hal-hal yang membuat seseorang melakukan sholat hajat sebagai berikut :

Sholat hajat untuk mengharap ridha Allah

Sholat adalah salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, jadi tidak hanya sholat wajib saja tapi sholat sunnah setelah Sholat Dhuha, sholat Tahajud, dan Sholat Hajat juga sebagai salah satu cara mendekatkan diri dan mengharap ridha Allah.

Sholat hajat untuk memperlancar rejeki dan pekerjaan

Ketika seseorang sudah melakukan usaha, berdoa & bertawakkal kepada Allah. Ditambah lagi dengan amalan sholat hajat atas keinginan tersebut maka keinginan terhadap rezeki dan pekerjaannya akan disegerakan, dipermudah, dan dilancarkan atas ridha Allah. Karena sesungguhnya Allah Maha Pemberi rejeki atas semua hamba-Nya.

Sholat hajat untuk mendekatkan jodoh

Dalam memohon dan meminta ridha Allah agar cepat dipertemukan atau mendapatkan jodoh yang sesuai keinginan bahkan yang terbaik dan sholehah bisa melakukan sholat hajat.

Dan masih banyak harapan atau keinginan seseorang akan sesuatu hal agar cepat terkabulkan oleh Allah. Seperti contoh yang lainnya sholat hajat untuk kesembuhan, sholat hajat untuk dimampukan bayar hutang, sholat hajat untuk mendapatkan keturunan, sholat hajat untuk pergi haji dan lain sebagainya. Semua itu bisa atas izin Allah dengan melakukan sholat hajat.

Keutamaan Sholat Hajat

keutamaan sholat hajat
owlcation.com

Setelah melakukan doa dan tata cara sholat hajat dengan benar dan sesuai syari’at, maka ada beberapa keutamaan sholat hajat yang bisa kita ketahui diantaranya :

Akan cepat terkabulnya doa/keinginan

Tentunya dari pernyataan sebelumnya sudah cukup jelas bahwasanya seseorang melakukan shalat hajat yaitu supaya terkabulnya doa-doa dan keinginan yang harapkan. Dan dengan kehendak dan keagungan Allah maka semua keinginan yang disampaikan akan cepat terkabulkan.

Mendapatkan pahala dari Allah

Selain mengharapkan supaya bisa terkabul segala keinginan seorang dengan mengerjakan sholat hajat, tentunya mendapatkan pahala dari Allah. Karena dengan melakukan sholat hajat kita juga dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menjalankan segala perintahNya. Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, Insya Allah akan mendapatkan pahala dari Allah.

Mendapatkan kemudahan dan kelapangan.

Bedasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Aufa Ra. ia berkata, pada suatu hari Rasulullah keluar untuk menemui kami, Lalu Beliau duduk dan berkata,

مَنْ كَانَ لَهُ حَاجَةً إِلَى اللهِ تَعَالَى أَوْ إلَى أَحَدٍ مِنْ بَنِى آدَمَ فَلْيَتَوَضَّأْ وَالْيُحْسِنِ الْوُضُوْءَ ثُمَّ لِيُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ لِيُثْنِ عَلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَالْيُصَلِّى عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ الْيَقُلْ: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

Artinya : “Barang siapa yang punya hajat (keperluan) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atau kepada salah seorang dari keturunan Adam (manusia), maka hendaknya dia berwudhu dan memperbaiki wudhu’nya. Kemudian hendaknya dia melaksankan shalat 2 rekaat kemudian memuji kepada Allah dan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi wa Sallam Lalu bacalah: “Tiada tuhan selain Allah yang Maha Pemurah dan Maha Mulia. Maha Suci Allah Tuhan pemilik ‘Ars yang Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu jalan-jalan yang memudahkan kami mendapatkan rahmat dan ampunan-Mu, keuntungan disetiap kebajikan, dan keselamatan dari setiap dosa. Janganlah Engkau tinggalkan satu dosa pun (dalam diriku), melainkan Engkau sudah mengampuninya. Dan satu kesulitan pun, melainkan Engkau melapangkannya. Dan satu hajat pun yang Engkau ridhai, melainkan Engkau melaksanakannya, wahai Dzat yang Maha Penyayang. (Hadits riwayat Tirmidzi).

Dapat menolak musibah/bencana

Riwayat dari Huzaifah Rahimahullah, bahwa dia berkata jika Rasulullah tertimpa sesuatu (kesulitan atau kesedihan), maka rasulullah akan melakukan shalat. Karena sesungguhnya shalat bisa menolak bencana dan mengangkat musibah. (Berdasarkan kitab Sunan Abi Dawud).

Keajaiban terjadi dari amalan sholat hajat

keajaiban sholat hajat
dentmasoci

Terdapat beberapa kisah yang terjadi di waktu zaman Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang berhubungan dengan shalat hajat sebagai berikut :

Dihidupkan kembali keledainya

Hadits riwayatkan dari Abu Sirah an-Nakh‟iy, ia berkata,

“Seorang laki-laki menempuh perjalanan dari Yaman. Di tengah perjalan keledainya mati, kemudian dia mengambil wudhu lalu shalat 2 rakaat, sesudah itu berdoa. Dia mengucapkan, “Ya Allah, sesungguhnya aku datang dari negeri yang sangat jauh untuk berjuang di jalan-Mu dan mencari ridho-Mu. Aku bersaksi bahwa Engkau menghidupkan makhluk yang mati dan membangkitkan manusia dari alam kuburnya, janganlah Engkau jadikan aku berhutang budi kepada seseorang pada hari ini. Hari ini aku memohon kepada Engkau supaya membangkitkan keledaiku yang sudah mati.” Maka, keledai itu bangun seketika, kemudian mengibaskan dua telinganya.” (Hadits riwayat Baihaqi, dia menyatakan bahwa sanad kisah ini shahih)

Dikabulkan permintaannya oleh Utsman bin Affan

Berdasarkan kitab Mu’jamu ash-Shoghir wal Kabiir, Imam Thabrani mengisahkan:

Terdapat seorang laki-laki mempunyai kebutuhan (hajat), Lalu dia memintanya kepada Amirul mukminin Utsman bin Afan, namun Utsam bin Afan tidak memberikan apa yang dimintanya. Lalu dia bertemu seseorang, yaitu Utsman bin Hunaif. kemudian dia mengadukan permasalannya kepadanya. Pada akhirnya, Utsman bin Hunaif menyuruhnya untuk melakukan sholat hajat, sebagaimana yang sudah diajarkan tata caranya di dalam hadits. lalu, dia pun melakukannya. Sesudah itu, dia pun datang kembali menemui Utsam bin Afan. Tidak diduga, Utsam bin Afan memuliakannya dan mengabulkan permintaan laki-laki itu. Dengan kejadian itu, dia pun menemui Utman bin Hunaif (yang sudah melakukan sholat hajat) dan mengucapkan terima kasih kepadanya.

Demikianlah ulasan mengenai doa dan tata cara sholat hajat. Sebagai umat islam hendaknya kita banyak berdoa dan minta ampunan kepada Allah, karena seseungguhnya manusia tidak luput dari kekhilafan. Jika kita punya keinginan/harapan perbanyaklah berdoa dan mohon petunjuk kepada Allah salah satu caranya dengan melakukan sholat hajat. Semoga kita selalu mendapatkan petunjuk dan ridha Allah.

Tinggalkan komentar