Cara Membaca Jangka Sorong dilengkapi Fungsi dan Pengertiannya

Jangka sorong termasuk sebuah alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang. Atau biasanya digunakan dalam mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian yang mencapai 0,1 mm. Namun jangka sorong sangat terbatas untuk digunakan pada pengukuran panjang benda yang mempunyai panjang maksimumnya adalah 20 cm.

Keuntungan yang akan kita dapatkan dengan menggunakan jangka sorong ini adalah bisa mengukur diameter suatu benda dengan bentuk bulat. Misalnya saja kelereng. Selain itu, jangka sorong ini juga bisa digunakan untuk mengukur besarnya diameter dalam pada tabung ataupun cincin disertai dapat mengukur seberapa besar kedalam sebuah tabung tersebut. Jangka sorong juga dikenal dengan sebutan Sigmat ataupun Vernier Kaliper.

Pengertian Jangka Sorong

pengertian jangka sorong
kirchhoffxmia4.weebly.com

Jangka sorong adalah sebuah alat ukur dengan tingkat ketelitian yang mencapai 0,01 milimeter. Alat ukur ini juga dibagi menjadi dua bagian yakni bagian yang diam dengan bagian yang bergerak. Pembacaan hasil pengukuran tersebut juga tergantung dari keahlian maupun ketelitian dari penggunanya dan alatnya.

Untuk produk alat ukur jangka sorong dengan keluaran terbaru juga sudah dilengkapi oleh display digital. Dalam versi analog, biasanya tingkat ketelitian alat ukur ini bisa mencapai 0.05 mm. Pada versi ini hanya untuk jangka sorang yang berada dibawah pengukuran maksimal 30 cm. Sementara ketelitian alat ukur jangka sorong yang mencapai 0.01 adalah dengan maksmum pengukurannya melebihi 30 cm.

Bagian-bagian Jangka Sorong :

Spesifikasi jangka sorong
Spesifikasi jangka sorong

Sebagai spesifikasi jangka sorong dengan bagian-bagiannya bisa kita ketahui pada gambar diatas. Dan berikut ini sebagai penjelasannya :

a. Internal jaws (Rahang dalam) merupakan bagian jangka sorong yang berfungsi untuk mengukur dimensi pada bagian dalamnya.

b. External Jaws (Rahang luar) pada bagian ini berfungsi untuk mengukur suatu benda dari dimensi luarnya.

c. Locking Screw (Sekrup pengunci) pada bagian ini adalah bagian jangka sorong yang berfungsi sebagai pengunci rahang jangka sorong.

d. Imperial Scale adalah Skala pada jangka sorong dengan satuan inci.

e. Metric Scale yang merupakan Skala pada jangka sorong dengan satuan milimeter.

f. Lalu Depth Measuring Blade (Pengukur kedalaman) adalah Batang yang merupakan pengukur kedalaman suatu benda.

Macam-Macam Jangka Sorong

Macam macam jangka sorong yang bisa digunakan untuk mengukur panjang ada 3 jenis. Untuk mengetahui apa saja jenis jenis jangka sorong tersebut, langsung simak uraian dibawa ini.

Jangka Sorong Manual

jangka sorong manual
Gambar jangka sorong manual

Macam macam jangka sorong yang pertama adalah jangka sorong manual. Jenis jangka sorong manual adalah jangka sorong yang punya tingkat ketelitian mencapai 0,1 mm yang setara dengan 0,01 cm. untuk mengetahui bagaimana cara membaca jangka sorong manual tersebut, kita bisa melihat meteran roll.

Jangka Sorong Analog

jangka sorong analog
Gambar jangka sorong analog

Selanjutnya adalah jangka sorong analog. Yang dimaksud dengan jangka sorong analog adalah jangka sorong yang memiliki bentukanalog dan punya tingkat ketelitian yang mencapai 0,05 mm atau setara dengan 0,005 cm. Sebenarnya jangka sorong analog sama dengan jangka sorong manual di atas.

Yang membedakan antara keduanya adalah pada bagian cara membaca hasilnya saja. Karena pada pembacaan jangka sorong jenis analog ini ialah dengan cara melihat jarum yang terdapat pada ukuran analog di jangka sorong tersebut.

Jangka Sorong Digital

jangka sorong digital
Gambar jangka sorong digital

Macam-macam jangka sorong yang ketiga adalah jangka sorong digital. Jenis jangka sorong digital ini adalah jangka sorong yang sudah dilengkapi oleh digital. Tingkat ketelitian pada jangka sorong digital ini adalah 0.01 mm yang setara dengan 0,001 cm. Cara membaca jangka sorong digital ini adalah sesuai dengan nominalyang sudah muncul di layar digital.

Saat sebuah benda diukur menggunakan jangka sorong digital tersebut, maka secara otomatis ukuran jangka akan berjalan. Jadi, saat benda diukur, hasil pengukurannya pun nominal yang bisa terlihat dengan otomatis.

Cara Membaca Jangka Sorong

Cara membaca jangka sorong
caraharian.com

Alat ukur jangka sorong adalah sebuah alat yang ukurannya besar namun mempunyai skala terkecil yang mencapai 0,1 mm.

Pada pengukuran yang dilakukan menggunakan jangka sorong, skala utamanya memakai satuan cm dengan skala noniusnya menggunakan satuan mm. Alat pengukur jangka sorong juga memiliki rangah tetap atas & bawah sehingga tidak bisa digeser.

Bila di sekolah kita akan menggunakan jangka sorong dalam pelajaran matematika, beda halnya jika di pabrik maupun bengkel. Karena di kedua tempat tersebut alat ukur ini digunakan untuk mendeteksi maupun mencocokan panjang & diameter sebuah mesin yang hendak diganti. Bahkan jangka sorong ini berfungsi juga untuk ahli kunci sebagai alat pengukur.

Cara membaca skala pada jangka sorong :

Cara membaca alat ukur jangka sorong terhadap skalanya, maka kita harus perhatikan skala nonius yang letaknya berdekatan terhadap salah satu dari skala utamanya. Jika angka yang berdekatan terhadap skala nonius & skala utamanya ialah angka 4, ini artinya nilainya ialah 0,4 mm. Selanjutnya perhatikan angka 0 yang ada di skala nonius pada angka skala utamanya 4,7 cm.

Cara menghitungnya :

cara membaca jangka sorong
caraharian.com

Dengan cara mengukur jangka sorong terhadap suatu benda seperti gambar diatas, maka cara menghitungnya adalah : 4,7 cm + 0,4 mm = 4,74 cm

Jika kamu masih bingung cara menjumlahkan perhitungan tersebut, kamu bisa menyamakan satuannya terlebih dahulu kedalam satuan mm terlebih dahulu. Yakni 4,7 cm jika dijadikan dalam satuan mm menjadi 47 mm. Selanjutnya kamu bisa menjumlahkan 47 mm + 0,4 mm hasilnya adalah 47,4 mm.

Selanjutnya adalah 47,4 mm dijadikan menjadi satuan cm adalah 4,74 cm.

Cara membaca alat ukur jangka sorong dengan nilai skala utamanya 4,5 cm. sementara skala nonius telah menunjukkan 0,1 mm. Maka hasilnya 2,5 cm + 0,6 mm menjadi 2,56 cm.

Cara menghitung alat jangka sorong bila skala noniusnya berimpit pada skala utama

Cara membaca jangka sorong jika skala utama menjukan pada angka 6,2 cm. Sementara angka noniusnya menunjukkan angka 2 yang berimpit pada angka 7 skala utama. Cara membacanya ialah 6,2 cm + 0,02 cm hasilnya 6,22 cm.

Cara Menggunakan Jangka Sorong

cara menggunakan jangka sorong
Cara menggunakan jangka sorong

A. Mengukur diameter dalam :

  1. Geserlah rahang jangka sorong tersebut sedikit demi sedikit kekanan.
  2. Lalu letakkan benda atau gelas yang mau diukur, sampai kedua rahang dari pengukur bisa masuk di dalam benda atau gelas tadi.
  3. Setelah itu, geser rahang kekanan sampai kedua rahangnya menyentuh kedua dinding bagian dalam dari benda atau gelas yang akan diukur.

B. Mengukur diameter luar :

  1. Geserlah rahang jangka sorong menuju kekanan sampai benda yang diukur bisa masuk antara kedua rahang (atau diantara rahang geser dengan rahang tetap).
  2. Lalu taruhlah benda yang mau diukur tersebut diantara kedua rahang jangka sorong.
  3. Geserlah rahang kekiri sampai benda yang akan diukur tadi terjepit dengan kedua rahangnya.

C. Mengukur kedalaman :

  1. Taruhlah benda yang mau diukur dengan posisi tegak berdiri.
  2. Selanjutnya putarlah jangka dengan (posisi tegak) lalu letakkan bagian ujung jangka sorong pada permukaan tabung (benda yang mau diukur bagian dalamnya).
  3. Geserlah rahang jangka kebawah sampai ujung batang jangka sorongnya menyentuh sampai pada dasar gelas tersebut. Setelah itu, catatlah hasil pengukurannya.
  4. Tingkat Ketelitian : Tingkat ketelitian jangka sorong ialah setengahnya skala terkecil. Sehingga ketelitian alat ukur jangka sorong ialah : Dx = ½ x 0,01 cm = 0,005 cm.
  5. Cara Membaca jangka sorong dari skala dan Hasil :

a. Langkah pertama perhatikan skala utamanya, lihatlah nilai yang terukur atau yang lurus terhadap angka nol yang ada pada skala nonius. Bisa menunjukkan posisi berhimpit terhadap garis di skala utama atau sebaliknya. Bila tidak bisa menunjukan, maka kamu bisa ambil nilai skala pada utama yang letaknya paling dekat berada di sebelah kirinya. Pada langkah ini, kamu juga harus hitung terlebih dahulu baru akan mendapat ketelitian hingga 1 mm.

b. Amatilah Skala nonius, kemudian carilah angka yang terdapat di skala nonius atau yang berhimpit pada garis skala utamanya. Pengukuran tersebut mempunyai ketelitian mencapai 0,1 mm.

c. Selanjutnya kamu bisa menjumlahkan Skala utama dan Skala noniusnya.

Skala Utama / Skala Nonius :

Pada sepuluh dari skala utama mempunyai panjang 1 cm. Itu berarti jarak dari 2 skala utama tadi yang letaknya berdekatan ialah 0,1 cm. Sementara pada sepuluh angka noniusnya memiliki panjang 0,9 cm. Dengan begitu, jarak dari 2 skala nonius tersebut yang letaknya saling berdekatan ialah 0,09 cm. Sehingga selisih satu skala utamanya dengan 1 skala noniusnya ialah 0,1 cm – 0,09 cm yakni 0,01 cm yang setara dengan 0,1 mm. Sehingga skala terkecil jangka sorong di atas ialah 0,1 mm ataupun 0,01 cm.

Cara Kalibrasi Jangka Sorong :

a. Bersihkanlah jangka sorong tersebut dari semua kotoran yang telah menempel.

b. Setelah itu, longgarkan baut yang merupakan pengunci jangka sorong tersebut.

c. Geserlah rahang caliper & rahang geser sampai bisa saling berhimpitan.

d. Lakukanlah pembacaan kalibrasi yang disajikan berikut :

Strip Angka NOL awal di Skala Geser tepat satu garis dengan strip Angka NOL di skala utamanya.

Strip Angka NOL akhir di Skala Geser tepat satu garis salah satu dari strip skala utamanya.

e. Bila kondisi tersebut tak terpenuhi, kamu harus melakukan hal berikut ini:

Bila pembacaan kalibrasi telah melebihi nilai yang seharusnya. Atau berarti jika strip 0 awal skala Gesernya telah melewati strip 0 skala utamanya. Jadi solusinya adalah membersihkan kembali alat ukur jangka sorongnya dari debu atau karat yang ada di bagian yang bergeser.

Namun bila pembacaan kalibrasinya kurang dari angka yang seharusnya. Misalnya strip 0 awalnya di skala geser masih belum mencapai pada strip 0 skala utama. Sehingga kamu harus melakukan pembacaan selisih pergeseran tadi dengan cara mencari strip di skala geser yang telah satu garis terhadap strip di skala stama.

Kamu harus membaca pergeseran tadi menggunakan hitungan mundur. Artinya bila strip di Skala Geser yang satu garis terhadap strip skala utama telah menampilkan nominal 0.85 mm, jadi selisih pergeseran tersebut ialah 0.15 mm terhadap Nilai 0 pada skala utama. Jadi, bila kamu menggunakan alat jangka sorong tersebut untuk mengukur, hasil pengukurannya bisa kamu tambah dengan 0.15 mm.

f. Alat Jangka Sorong sudah siap digunakan.

Cara Merawat Jangka Sorong :

cara merawat jangka sorong
bukalapak.com
  • Letakkan di tempat semula sesudah digunakan untuk mengukur.
  • Hindari dari benturan keras ataupun kemungkinan akan terjatuh.
  • Bagian ujung-ujung rahang untuk mengukur dan sisi-sisi ukurnya juga harus dijaga supaya tidak sampai cacat.
  • Kamu juga harus membersihkan debu ataupun kotoran sebelum atau setelah menggunakan alat ini menggunakan kain yang bersih dan juga halus.
  • Lumasilah bagian permukaan peluncur & bagian lain menggunakan minyak pelumas sedikit saja setelah menggunakannya.
  • Penyimpanan alat ukur ini adalah harus bebas dari paparan sinar matahari langsung ataupun kelembapan yang tinggi.

Fungsi atau Kegunaan Jangka Sorong

kegunaan jangka sorong

Pada umumnya, cara membaca jangka sorong memang sangat perlu diperhatikan. Kegunaan jangka sorong untuk mengetahui ukuran suatu benda diantaranya ialah:

1. Mengukur panjang suatu benda.

Fungsi jangka sorong yang pertama ialah untuk mengukur panjang sebuah benda. Sebuah benda yang berukuran tak terlalu panjang bisa diukur dengan jangka sorong ini. Umumnya batas pengukuran maksimalnya untuk jangka sorong adalah 25cm.

2. Mengukur diameter luar.

Kegunaan lainnya ialah bisa untuk mengukur diameter luar sebuah benda. Contohnya saja seorang tukang las yang mau membuat sebuah jendela kemudian dia memerlukan besi ukuran tertentu. Untuk mengukurnya, kamu bisa menggunakan jangka sorong ini.

3. Mengukur diameter dalam.

Pada suatu pabrik industry kecil biasanya memerlukan alat yang bisa digunakan untuk mengetahui diameter lubang besi atau lainnya. Nah, untuk mengetahui ukuran diameter bagian dalam sebuah benda berlubang, kamu bisa menggunakan jangka sorong untuk mengukurnya.

4. Mengukur kedalaman sebuah benda

Mengukur sebuah benda yang memiliki lubang memang tidak bisa dilakukan dengan penggaris. Namun kamu bisa menggunakan alat ukur jangka sorong untuk mengukur kedalamannya.

Contoh Soal Jangka Sorong

Berikut ini contoh soal mengenai alat ukur jangka sorong agar penjelasannya lebih bisa dipahami. Karena jika hanya sekedar materi saja tentu belum lengkap jika tidak adanya praktek soal. hehehe

Contoh soal menghitung jangka sorong :

Contoh soal 1.

contoh soal jangka sorong

Contoh soal 2

contoh soal jangka sorong

Demikian ulasan lengkap mengenai bagaimana cara membaca jangka sorong untuk mengukur panjang benda, diameter dalam dan luarnya serta kedalaman/ketinggian pada suatu benda. Untuk mengetahui artike lainnya bisa kunjungi cara menentukan arah mata angin. Semoga bermanfaat..!

Tinggalkan komentar